Di tengah pesatnya perkembangan dunia pendidikan, SMA
Muhammadiyah 2 Mojosari (SMAMDA) hadir sebagai salah satu lembaga pendidikan
yang berkomitmen mencetak generasi unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi
tantangan zaman. Sekolah ini berdiri pada 16 Februari 2016, berdasarkan SK
Pendirian dan Izin Operasional Nomor 421/0408/416-101.Dikmen/2016 yang
dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
SMA Muhammadiyah 2 Mojosari lahir dari semangat
dakwah dan pengabdian Muhammadiyah dalam bidang pendidikan. Tujuannya sederhana
namun mendalam menghadirkan sekolah yang tidak hanya mencetak generasi cerdas
secara intelektual, tetapi juga berkarakter Islami dan berjiwa sosial tinggi.
Sejak awal berdirinya, sekolah ini menjadi bagian dari jaringan Amal Usaha
Muhammadiyah (AUM) yang terus berkembang di Kabupaten Mojokerto.
Dengan berlandaskan nilai-nilai Islam dan semangat
kemajuan, SMAMDA berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang mampu menyeimbangkan
ilmu pengetahuan umum dan nilai-nilai keislaman, serta menumbuhkan semangat
kepemimpinan, kreativitas, dan kemandirian di kalangan siswa.
Secara kelembagaan, SMA Muhammadiyah 2 Mojosari
berada di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Mojokerto, beralamat di Jl.
Pahlawan No. 52, Sarirejo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Provinsi
Jawa Timur.
Kepala sekolah saat ini adalah Ibu Rina Mardiana, sosok pemimpin yang dikenal
tegas namun inspiratif dalam membangun budaya sekolah yang berorientasi pada
kemajuan dan karakter Islami.
Pada tahun 2025, sekolah ini memiliki 11 guru dan 277
siswa, terdiri dari 151 siswa laki-laki dan 126 siswa perempuan. Proses
pembelajaran di SMAMDA telah menggunakan Kurikulum Merdeka, yang memungkinkan
peserta didik mengembangkan potensi diri sesuai minat dan bakatnya. Hingga
kini, sekolah ini telah terakreditasi B, yang menjadi bukti kesungguhan lembaga
dalam menjaga mutu pendidikan.
SMA Muhammadiyah 2 Mojosari dikenal inovatif dalam
mengembangkan program pendidikan. Salah satu terobosan besar yang dilakukan
adalah pembukaan program Double Track (keahlian ganda) sejak tahun ajaran 2022/2023.
Program ini bertujuan membekali siswa dengan keterampilan vokasional agar mampu
berdaya saing di dunia kerja maupun wirausaha.
Melalui program ini, siswa kelas X telah
mempelajari berbagai keterampilan praktis seperti manufaktur, desain grafis,
otomotif, multimedia, serta manajemen perkantoran. Hasilnya sangat membanggakan
— para siswa mampu menciptakan berbagai produk seperti kursi, bangku, hingga
alat pembakar (burner) berbahan bakar oli bekas yang ramah lingkungan dan
bernilai ekonomi. Inovasi tersebut sekaligus menunjukkan kepedulian SMAMDA
terhadap pengelolaan limbah dan isu lingkungan, menjadikan sekolah ini tidak
hanya tempat belajar, tetapi juga laboratorium ide dan inovasi hijau.
Tak hanya unggul dalam keterampilan, prestasi
akademik siswa SMAMDA juga patut diacungi jempol. Dalam Olimpiade Sains
Nasional (OSN) yang diselenggarakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS)
SMA Swasta se-Kabupaten Mojokerto pada 28 Februari 2023, SMAMDA mengirimkan 12
siswa terbaiknya di berbagai bidang, seperti Matematika, Fisika, Biologi, Kimia,
Informatika, Ekonomi, dan Geografi.
Salah satu siswa, Romadhoni Adi Saputra, berhasil meraih Juara 1 OSN bidang
Kimia, membawa pulang piala dan piagam penghargaan. Capaian ini membuktikan
bahwa pembinaan akademik di SMAMDA berjalan efektif, seimbang dengan penguatan
nilai-nilai karakter dan spiritualitas.
SMA Muhammadiyah 2 Mojosari bukan sekadar tempat
belajar, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda yang ingin menjadi cerdas,
berkarakter, dan berdaya saing global. Dengan semangat Islam berkemajuan,
sistem pembelajaran holistik, dan dukungan tenaga pendidik yang berdedikasi,
SMAMDA terus bertransformasi menjadi lembaga pendidikan unggulan di Mojokerto menginspirasi
dengan semboyan “Student Today, Leader Tomorrow.”


